Tidak semua penderitaan disebabkan oleh dosa. Ada kalanya Tuhan
mengizinkan hal itu terjadi walau kita tidak tahu tujuannya. Itulah
respons Ayub terhadap opini Elifas, yang didasarkan pada pengalamannya.
Namun Ayub tetap pada keyakinannya bahwa dia tidak bersalah di hadapan
Tuhan (6:28-30).
Penderitaan Ayub memang luar biasa. Harta benda ludes begitu saja,
sepuluh anak tewas mengenaskan, dan tubuh dipenuhi penyakit kulit yang
tak tertahankan. Bayangkan! Tidak banyak orang yang bermental baja untuk
menghadapi situasi yang demikian berat. Tak heran bila Ayub merasa
bahwa Tuhan sedang menghukum dia (6:4). Lalu bagaimana respons Ayub? Ayub jujur mengatakan bahwa penderitaannya tidak tertahankan (6:3-7).
Bahkan, kematian menjadi kelepasan dari penderitaan (6:8-14).
Sahabat-sahabatnya pun bukan menghibur dan menolong, melainkan malah
menghakimi dia (6:15-20, 22-25). Ayub menantang balik mereka untuk
membuktikan kesalahannya (6:24-30). Di sisi lain, Ayub menyadari
kefanaan manusia. Pasal 7 merupakan penuturan panjang mengenai manusia
dalam pergumulan hidup karena ketidakberdayaan terhadap perlakuan Tuhan
(7:17-19). Sekali lagi bagi Ayub kematian adalah kelepasan dari dari
penderitaan (7:15-16). Ia juga bersikukuh bahwa ia tidak berdosa
sehingga pantas menerima semua itu (7:20-21).
Dalam situasi seperti itu, yang dibutuhkan Ayub bukanlah tuduhan,
tetapi empati. Perkataan Elifas menempatkan Ayub sebagai pendosa besar,
dan ini jelas sukar diterima Ayub. Tak heran ia bereaksi demikian keras. Perkataan Elifas menjadi pelajaran penting dalam menghadapi orang
yang sedang kemalangan.
Kita perlu berhati-hati dengan perkataan kita
yang bertujuan menghibur orang yang kemalangan, tetapi nyatanya seolah
hakim yang menjatuhkan vonis kepada terdakwa.
Pahamilah bahwa pengalaman
kita belum tentu sama dengan pengalaman orang lain.
Karena itu jangan
berdiri lebih tinggi dari orang yang sedang kemalangan, melainkan
duduklah sama rendah agar kita dapat menjadi sahabat yang baik bagi dia.
Sumber:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2012/11/08/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda.